
Hoist (Overhead) adalah peralatan angkat angkut yang memiliki potensi risiko besar jika tidak diperasikan dengan benar sesuai standar keselamatan. Kecelakan akibat pengoperasian Hoist (Overhead) crane yang tidak sesuai standar keselamatan telah banyak mengakibat kecelakaan fatal. Perusahaan-perusahaan yang memiliki Hoist (Overhead) crane diwajibkan untuk memastikan bahwa operator Hoist (Overhead) crane nya sudah mendapatkan training dan lisensi (SIO) dari kementrian tenaga kerja. Training operator Hoist (Overhead) crane dilaksanakan untuk mempersiapkan tenaga operator Hoist (Overhead) crane yang kompeten dalam mengoperasikan Hoist (Overhead) crane sesuai standar keselamatan.
Jika diperhatikan dalam peraturan Menteri Tenaga Kerja RI No. Per.01/MEN/1989 telah ditetapkan kualifikasi dan syarat-syarat operator Crane. Seorang operator Crane wajib memiliki sertifikat yang diperoleh melalui Training Operator Crane Sertifikasi dari Kementerian Tenaga Kerja Republik Indonesia. Seorang Operator Hoist (Overhead) crane yang memiliki sertifikat memegang peranan penting dalam mencegah kemungkinan terjadinya kecelakaan kerja dalam mengoperasikan Crane, karena operator Hoist (Overhead) crane tersebut mengetahui dan memahami prosedur pengoperasian yang aman.
Dalam training operator Hoist (Overhead) crane, peserta akan diajarkan bagaimana cara mengoperasikan Hoist (Overhead) crane sesuai standar keselamatan, melakukan inspeksi Hoist (Overhead) sebelum pengoperasian, menghitung beban yang sesuai dengan kapasitas Hoist (Overhead) crane, dan kompetensi lain yang dibutuhkan oleh seorang operator Hoist (Overhead) crane adalam mengoperasikan Hoist (Overhead) crane dengan aman.
DESKIRPSI PELATIHAN :
Pada Tanggal 15 Maret 2026 Petugas Keselamatan Departemen Peralatan PT.NNI Menjalankan Program K3 Mingguan, Yaitu Pelatiha K3. Tema yang dibawakan dalam pelatihan mengenai K3 PENGOPERASIAN OVERHEAD CRANE.
Sasaran pelatihan kali ini yaitu karyawan yang wilayah nya memiliki Overhead crane dan sebagai operatornya juga. Karyawan Divisi General Support menjadi peserta pelatihan overhead crane.
Tujuan Pelatihan :
· Meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan dalam operasi overhead crane.
· Mengajarkan teknik-teknik pengoperasian overhead crane yang aman dan efisien.
· Memperkenalkan prosedur-prosedur pencegahan kecelakaan yang berkaitan dengan penggunaan overhead crane.
· Melatih peserta dalam pengenalan dan penanganan situasi darurat yang terkait dengan overhead crane.
· Memastikan bahwa operator overhead crane memahami dan mematuhi peraturan keselamatan dan kesehatan kerja yang berlaku.
Dengan mengikuti pelatihan ini, diharapkan peserta dapat lebih mendalami mengenai pengoperasian overhead crane yang aman.

Materi Pelatihan Meliputi :
Pengenalan overhead crane dan komponen-komponennya.
Prinsip-prinsip keselamatan dalam pengoperasian overhead crane.
Teknik-teknik pengendalian dan manuver overhead crane.
Prosedur pemeriksaan dan perawatan rutin overhead crane.
Identifikasi bahaya dan risiko dalam operasi overhead crane.
Pemahaman tentang kapasitas dan batasan overhead crane.
Penggunaan sinyal pengendali dalam operasi overhead crane.
Penanganan bahan dan beban secara aman.
4 Bahaya Umum Selama Pengoperasian Overhead Crane:
· Kesalahan Operasi: Kesalahan ini dapat terjadi karena berbagai alasan, termasuk kurangnya pelatihan atau pengalaman, kelelahan, gangguan, atau penilaian yang buruk. Ingatlah bahwa kondisi cuaca merupakan faktor penting, seperti angin kencang, petir, atau hujan lebat, dapat mempengaruhi stabilitas kinerja operator secara signifikan. Mengabaikan risiko terkait cuaca adalah tindakan bodoh.
· Puing-puing yang Jatuh: Terlepas dari seberapa aman bahan diikat, selalu ada risiko jatuh. Ini menimbulkan ancaman bagi individu di bawah ini dan juga dapat mengakibatkan kerusakan properti. Banyak faktor yang dapat menyebabkan material jatuh dari derek, termasuk gangguan penglihatan, kegagalan mekanis, ketidakmampuan operator, dan tergelincir.
· Kelebihan muatan: Sebagian besar kegagalan dan kecelakaan mekanis derek terjadi ketika derek dipaksa untuk membawa beban melebihi kapasitas yang dirancang. Overloading crane menyebabkan tekanan struktural yang signifikan, berpotensi menyebabkan kerusakan parah. Sayangnya, insiden kelebihan muatan sering kali menyebabkan kerusakan yang tidak dapat diperbaiki, sehingga hal ini menjadi perhatian utama bagi operator dan manajer keselamatan lokasi. Kesalahan manusia seringkali menjadi akar penyebab insiden kelebihan muatan.
· Bahaya Listrik: Saat mengoperasikan derek di ketinggian, bahaya listrik paling umum yang mereka temui adalah kontak dengan daya. Biasanya, ketika derek bersentuhan dengan listrik, hal itu dapat menyebabkan cedera pada banyak orang dan, dalam beberapa kasus, bahkan berakibat fatal.
4 Aspek Keselamatan Yang Harus Diperhatikan Selama Pengoperasian Overhead Crane003A
l Memastikan Perlindungan Jatuh
Mempertahankan langkah-langkah perlindungan jatuh sangat penting setiap kali seorang karyawan terkena bahaya jatuh melebihi ketinggian 6 kaki. Untuk mematuhi standar keselamatan, organisasi harus menetapkan titik jangkar yang sesuai dan memberikan pelatihan komprehensif dalam penggunaan sistem perlindungan jatuh.
l Memantau dan Menjaga Keamanan Derek
Pemantauan dan pemeliharaan rutin sangat penting untuk menegakkan standar keselamatan derek. Inspeksi berkelanjutan harus dilakukan untuk mengidentifikasi keausan, kerusakan, atau komponen yang tidak berfungsi. Melaporkan dan menangani masalah keselamatan dengan segera memastikan bahwa perbaikan atau penggantian yang diperlukan dilakukan sebelum operasi lebih lanjut. Dengan rajin memantau dan memelihara derek, organisasi menjunjung tinggi keselamatan di seluruh operasi mereka.
l Meningkatkan Pelatihan Operator Derek
Pelatihan operator derek memberi individu pemahaman yang diperlukan tentang protokol keselamatan, identifikasi bahaya, dan teknik mitigasi risiko. Pelatihan yang tepat memberdayakan operator untuk membuat keputusan berdasarkan informasi, mengikuti praktik terbaik, dan merespons keadaan darurat secara efektif. Oleh karena itu, pengusaha diwajibkan untuk memberikan pelatihan komprehensif kepada operator secara berkala. Mempelajari tentang perintah sinyal operasi crane sangat penting, misalnya, isyarat tangan.
Operasi keselamatan khusus dan parameter crane harus diikuti sesuai dengan peraturan yang relevan dari yurisdiksi lokal tertentu. Tempat yang berbeda mungkin memiliki peraturan dan standar yang berbeda mengenai operasi dan keselamatan derek. Penting untuk berkonsultasi dengan pihak berwenang setempat atau badan pengatur untuk mendapatkan informasi yang akurat dan terkini mengenai pedoman keselamatan derek di wilayah Anda.
Kesimpulan
Keselamatan pengoperasian Overhead Crane sangat penting dalam menjaga lingkungan kerja yang aman di industri yang mengandalkan alat berat yang kuat ini. Memprioritaskan keselamatan, menerapkan prosedur operasi yang aman, dan mendorong budaya keselamatan berkontribusi pada tempat kerja yang menghargai kesejahteraan pekerjanya.

葫芦是一种起重运输设备,如果未按照安全标准正确操作,将具有较大的风险。由于未按安全标准操作葫芦起重机,已发生多起导致严重甚至致命后果的事故。拥有葫芦起重机的企业,必须确保其操作人员已接受相关培训,并取得由劳动部颁发的操作许可证。
开展葫芦起重机操作员培训,旨在培养具备相应能力的操作人员,使其能够按照安全标准正确、安全地操作葫芦起重机。
根据印度尼西亚劳动部第Per.01/MEN/1989号法规,已规定起重机操作员的资格和要求。起重机操作员必须持有由印度尼西亚劳动部颁发的起重机操作员认证证书。拥有证书的葫芦起重机操作员在预防操作过程中发生工伤事故方面起着重要作用,因为持证的操作员了解并掌握安全操作程序。
在葫芦起重机操作员培训中,学员将学习如何按照安全标准操作葫芦起重机,如何在操作前对葫芦起重机进行检查,如何计算符合葫芦起重机负载容量的负荷,以及作为葫芦起重机操作员所需的其他技能,以确保安全操作葫芦起重机。
培训描述
2026年3月15日,PT.NNI设备部门的安全工作人员执行了每周的K3安全培训计划,主题是 K3安全操作起重机.此次培训的目标是针对那些所在区域使用起重机(Overhead Crane)并且是起重机操作员的员工。通用支持部门的员工参加了这次起重机操作培训。
培训目标
提高员工对起重机操作安全重要性的意识。
教授安全且高效的起重机操作技术。
介绍与使用起重机相关的事故预防程序。
训练学员识别并处理与起重机操作相关的紧急情况。
确保起重机操作员理解并遵守现行的安全与职业健康法规。
通过参加这次培训,期望学员能够更深入地了解如何安全操作起重机

培训内容包括:
起重机(Overhead Crane)及其各个组件的介绍。
起重机操作中的安全原则。
起重机的控制技术和操作技巧。
起重机的检查和日常维护程序。
识别起重机操作中的危险和风险。
理解起重机的负载能力和操作限制。
在起重机操作中使用信号指挥。
安全搬运物料和负载。
起重机操作中的四大常见危险:
操作错误:这种错误可能由于多种原因引起,包括缺乏培训或经验、疲劳、干扰或判断失误。请记住,天气条件是一个重要因素,比如强风、雷电或大雨,都会显著影响操作员的工作稳定性。忽视与天气相关的风险是非常危险的行为。
掉落的碎片:无论材料如何安全固定,总是存在掉落的风险。这对下面的人构成威胁,并且可能导致财产损坏。许多因素可能导致材料从起重机上掉落,包括视线障碍、机械故障、操作员失误和滑动等。
超载:大多数起重机的故障和机械事故发生在起重机被迫承载超出设计承载能力的负荷时。起重机超载会造成显著的结构压力,可能导致严重损坏。不幸的是,超载事故往往会导致无法修复的损坏,因此这成为操作员和现场安全经理的主要关注点。人为错误通常是超载事故的根本原因。
电气危险:在高空操作起重机时,他们最常遇到的电气危险是与电源接触。通常,当起重机与电力接触时,可能会导致多人受伤,甚至在某些情况下导致致命事故。
操作起重机时必须注意的四个安全方面